Gelombang Elektromagnetik

Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang merambat tanpa membutuhkan medium dan merupakan gelombang transversal (Cerdika.com).

Belajar Bisnis Bersama Sensei

Belajar Bisnis Untuk Pelajar, Mahasiswa dan Karyawan. Modal Awal Cuma 30rb, Aman, Tanpa Resiko dan Menguntungkan

Pilihan adalah Resiko

Pilihan adalah resiko. Karena setiap pilihan membutuhkan pengorbanan.

Kunci Impian (Key Of Dream)

KEKUATAN PENGORBANAN, KEKUATAN TEKAD dan KEKUATAN PERSISTENCY.

Strategi Sepeda Tidak Berlampu

Fokus kerja lebih kepada membangun Great Spirit pada setiap tim di masing-masing level. Menyamakan frekuensi, gelombang dan semangat. Menjadi Semangat seperti mengendarai "Sepeda Tidak Berlampu". Mengubah mental rusa menjadi mental singa. Membangun komitmen kerja bersama.

Sehat dan Sukses Bersama Sensei

Sehat dan Sukses Bersama Sensei
Sehat dan Sukses Bersama Sensei

Belajar Bersama Sensei

Belajar Bersama Sensei

Comments

3-comments

Ads block

Banner 728x90px

LATEST

3-latest-65px

Courses

6-latest-350px-course

FOLLOW ME

Section Background

Section Background
Showing posts with label Rangkaian Catu daya. Show all posts
Showing posts with label Rangkaian Catu daya. Show all posts

05 October 2020

Materi 20 : Rangkaian Catu Daya

Ringkasan Materi 

Rangkaian Catu Daya 


Catu daya pada penerima televisi adalah menerapkan sistem switch mode modulation power supply. Sistem ini  sudah  dikembangkan  untuk  mendapatkan efisiensi daya yang cukup dan mengurangi rugi daya.

Baca juga, Materi 21 : Televisi Digital

Rangkaian catudaya berupa rangkaian switch mode power supply yang terdiri dari line filter untuk memfilter sinyal ac, rectifier sebagai penyearah tegangan yang dibutuhkan untuk tegangan kerja rangkaian smps. Rangkaian smps dirancang dengan distribusi beberapa besaran tegangan 

Prinsip kerja rangkaian catudaya :

  1. Rangkaian Line filter dan Rectifier terdiri dari R539, C532 dan M527. Tegangan jala-jala disearahkan dan difilter oleh rangkaian Main Rectifier yang terdiri dari D518, D519, D520, D521, C523, C525 (220uF/400) untuk membuat tegangan B+ 308V. 
  2. Rangkaian start up circuit. Setelah tegangan B+ 308V cukup, tegangan ini dihambat oleh R531 dan R535 kemudian oleh Zener (D515/6V2) tegangan dibatasi pada 6V2. Tegangan tersebut digunakan sebagai tegangan start up melalui R533/18K. Tegangan tersebut sudah cukup untuk memicu MOSFET IC501 dan 9NK65.


Materi Lengkapnya, silahkan dibaca atau download di sini



Kumpulan Materi PSRTV